Kepala Dinas Syariat Islam Bener Meriah Dukung Program LDII Aceh

Kepala Dinas Syariat Islam Bener Meriah Dukung Program LDII Aceh

- in Berita LDII
510
0

LdiiAceh.org, Banda Aceh – Kepala Dinas Syariat Islam Kabupaten Bener Meriah Drs. Al Adyan, AR sangat mendukung penuh terhadap program Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Aceh dalam membina dan mencetak generasi penerus khususnya dalam bidang hafalan AlQuran.

Al Adyan, AR.

“Program pemerintah kabupaten Bener Meriah sejalan dengan program LDII, maka dengan adanya program demikian, maka warga LDII agar semangat membangun generasi penerusnya sehingga menghasilkan generus yang ahli di bidang agama, khususnya menghafal Alquran,” katanya.

Hal tersebut disampaikan Al Adyan saat membuka kegiatan Panggung Generus Unggul (PAGU), Minggu (24/12/2017) lalu, di Kampung Jadi Sepakat, Kecamatan Bandar, Bener Meriah.

Al Adyan menambahkan, saat ini sudah ada 234 anak hafizh yang terdaftar di dinas Syariat Islam Bener Meriah untuk mendapatkan pembinaan secara berkesinambungan sehingga menjadi hafizh Alquran 30 juz. Ia juga memberi kesempatan kepada LDII Aceh agar mendaftarkan anak-anak tahfizd binaan LDII untuk segera didaftarkan di kantor Dinas Syariat Islam Kabupaten Bener Meriah.

“Tolong daftarkan segera anak-anak LDII tahfizd Alquran ke kantor Dinas Syariat Islam, bawa data identitas orang tuanya, laporkan kepada saya sebanyak-banyaknya orang (anak-anak LDII) yang mau belajar hafizd di kabupaten Bener Meriah,”. jelasnya.

Peserta Panggung Generus Unggul Ldii Aceh

Sementara itu Sekretaris DPW LDII Aceh, Marzuki, M.Ag mengatakan, LDII sangat mendukung penuh program pemerintah Bener Meriah dalam mencetak pemuda-pemudi sebagai penghafal Alquran. Lanjut Marzuki, LDII Aceh telah menjalankan program tahfidz Alquran ini mulai tingkat SD sampai SMA.

“Kami sangat mendukung program kerja pemerintah Bener Meriah dalam rangka menjadikan generasi muda mencintai Alquran, dan alhamdulillah, masing-masing kelompok belajar mengajar (KBM) di seluruh Aceh, sudah menjalankan kegiatan tahfidz Alquran ini,” katanya kepada ldiiaceh.org, Kamis, (22/2/2018) di ruang kerjanya.

Marzuki menambahkan, hal ini dianggap penting sebagai langkah dini menyiapkan generasi yang baik. Generasi muda yang semakin cinta pada Alquran merupakan bekal untuk menjaga dirinya agar tetap menjadi pribadi yang berakhlak mulia dan tidak tersesat dari jalan-Nya, karena sejatinya dilindungi oleh Allah SWT.

“Alquran itu kan kitab Allah, semua isinya benar, juga kita mengkaji Alhadist, jika kedua itu dipelajari maka menurut sabda Rasulullah saw kita tidak akan tersesat dari jalan Allah SWT, oleh karenanya, harus kita pedomani baik membaca, menghafalkan dan mengerti keterangan di dalamnya, dengan demikian, Allah menjauhkan kita dari kesesatan dan akan menjaga diri kita karena kecintaan kepada Allah SWT (Alquran) dan Rasulullah saw (AlHadist),” pungkasnya. (Mkn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *