Gubernur Maluku Ajak LDII Dukung Laboratorium Perdamaian dan Kerukunan Antar Umat Beragama

Gubernur Maluku Ajak LDII Dukung Laboratorium Perdamaian dan Kerukunan Antar Umat Beragama

- in Berita LDII
424
0
Staf Ahli Gubernur Maluku bidang Kemasyarakatan dan Pemberdayaan Masyarakat, Ir. H. Halim Daties, memukul gong sebagai simbol pembukaan Muswil VI LDII Maluku

LdiiAceh.org – Gubernur Provinsi Maluku, yang diwakili staf ahli bidang kemasyarakatan dan pemberdayaan masyarakat, Ir. H. Halim Daties M.Si , membuka secara resmi Musyawarah Wilayah VI Lembaga Dakwah Islam Indonesia (Muswil LDII) Provinsi Maluku di Gedung Nelayan, Pelabuhan Perikanan Nusantara Ambon, (Senin, 25 September 2017).

Selain Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPP LDII) Prof. KH. Abdullah Syam, pembukaan Muswil VI LDII Provinsi Maluku ini dihadiri juga oleh Kepala Bintal Kodam XVI Pattimura, Kolonel Ahmad Fadholi, mewakili Panglima Daerah Militer XVI Pattimura, Direktur Intel Polda Maluku, Kombes. Pol. Anshori Arifin, mewakili Kapolda Maluku, Wakil Walikota Maluku, Ir. Syarif Hadler, Ketua Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia Provinsi Maluku, Dr. Husein Maswara, pimpinan ormas keagamaan, para tokoh masyarakat dan agama, serta jajaran pengurus Dewan Pimpinan Wilayah LDII Provinsi Maluku, dan perwakilan Dewan Pimpinan Daerah Kabupaten/Kota se-Provinsi Maluku.

Muswil VII LDII Provinsi Maluku yang mengambil tema “Kita Tingkatkan Toleransi Antar Umat Beragama Sebagai Orang Basudara di Maluku, Kehidupan Berbangsa dan Bernegara Dalam Bingkai NKRI” dihadiri sekitar 300 peserta.

Acara Pembukaan Muswil VI LDII ini dimulai dengan laporan Ketua Panitia Muswil VI LDII, Jamaludin SPd.M.Pd, dilanjutkan sambutan Ketua DPW LDII Prov. Maluku, Ir. Sudiman Hadisiswiyo., kemudian sambutan dan arahan dari Ketua Umum DPP LDII, Prof.KH Abdullah Syam, serta sambutan Gubernur Maluku sekaligus membuka Muswil VI yang diwakili staf ahli kemasyarakatan dan pemberdayaan masyarakat, Ir. H. Halim Daties M.Si. Ada pun agenda Muswil VI LDII Prov. Maluku ini diawali dengan pembekalan dari berbagai lembaga pemerintah dan MUI Prov. Maluku. Pembekalan pertama diawali oleh Letkol. Infantri Jocky Pesulima S.Sos, Komandan Bela Negara Kodam XVI Pattimura dengan topik tentang Bela Negara, kemudian pembekalan II tentang peran ormas dalam penanggulangan paham Radikalisme dan terorisme oleh Wakil Direktur Reserse dan Kriminal Umum, AKBP Mohammad Roem, mewakili Kapolda Maluku.

Selanjutnya pembekalan III tentang mengokohkan dakwah menuju masyarakat berkarakter islam rahmatan lil alamin oleh Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Maluku, pembekalan IV tentang peran ulama dalam pemberdayaan ummat melalui ormas islam dari MUI Provinsi Maluku, dan terakhir pembekalan V tentang Undang-undang Keormasan dari Badan Kesbangpol Provinsi Maluku.

Dalam Muswil VI ini yang akan selama dua hari (25-26 September 2017), ada juga agenda pemilihan Ketua dan pengurus DPW Prov. Maluku untuk periode 2017-2022.

Dalam sambutan tertulis Gubernur Maluku Ir. Said Assagaf, yang dibacakan Halim Daties, antara lain memberikan ucapan selamat atas terselenggaranya Muswil VI LDII Prov. Maluku dan mengajak LDII membantu Pemerintah Provinsi Maluku dalam mewujudkan Maluku yang rukun, religius, damai, sejahtera, aman, berkualitas, dan demokratis. Selain itu, Gubernur Maluku juga mohon dukungan LDII terkait Provinsi Maluku sebagai “Laboratorium Perdamaian dan Kerukunan Antar Umat Beragama”.

“Kami mengajak LDII untuk mendukung salah satu unggulan dari Provinsi Maluku yaitu Maluku sebagai laboratorium perdamaian dan kerukunan antar umat beragama. Maluku sekarang sudah kondusif sehingga kami tidak ingin kembali Maluku yang sempat mengalami periode konflik yang berlangsung beberapa tahun lalu,” ujar Halim Daties membacakan sambutan tertulis Gubernur Maluku.

Sementara itu Prof. Abdullah Syam dalam sambutan pengarahannya menjelaskan visi dan misi LDII serta bagaimana LDII berkiprah selama ini. “Sejak awal LDII berdiri, LDII berasaskan Pancasila dan berkomitmen membela keutuhan NKRI. NKRI adalah harga mati,” ujar Prof. Abdullah Syam.

Selain itu, Prof. Abdullah Syam juga meminta agar dalam menyusun program kerja DPW LDII Maluku periode mendatang harus juga mendukung program pembangunan di Maluku. Ada pun untuk figur pengurus DPW Maluku periode mendatang, Prof. Abdullah Syam mengarahkan pada beberapa kriteria yaitu secara individu harus memiliki karakter yang jujur, amanah, dan mampu mengelolal organisasi dengan efisien dan efektif. “Sedangkan secara sosial, figur pengurus itu harus juga mampu membangun kerukunan, kekompakan, dan kerja sama yang baik baik ke internal maupun eksternal,” ujar Prof. Abdullah Syam.

Usai pembukaan Muswil VI oleh Halim Daties mewakili Gubernur Maluku, Prof. Abdullah Syam dan jajaran pengurus DPW dan DPD Prov. Maluku berfoto bersama dengan para pimpinan daerah yang hadir dalam pembukaa Muswil VI ini. (iskandar/*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *