Di Bulan Ramadhan, LDII Kota Banda Aceh Adakan Pesantren Kilat

Di Bulan Ramadhan, LDII Kota Banda Aceh Adakan Pesantren Kilat

- in Berita Daerah
619
0
Salah satu pengajar dalam kegiatan Pesantren Kilat, Ustd. Asmul Amin sedang memaparkan materi kepada para santri, Banda Aceh, Jumat (2/6/2017).

LdiiAceh.org, Banda Aceh – Lembaga Dakwah Islam Indonesia Kota Banda Aceh kembali menggelar pesantren kilat pada Ramadhan 1438 H tahun ini khusus bagi pelajar kelas 6 SD dan SMP,  berlangsung di Mesjid Al Mukmin, Desa Lamgugob, Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh, Jum’at (2/6/2017).

Ketua LDII Kota Banda Aceh, H. Miftahuddin mengatakan, pesantren kilat ini diadakan dalam rangka mengisi liburan sekolah dan merupakan program kerja rutin setiap bulan Ramadhan.

“Selain untuk mengisi liburan sekolah, kegiatan ini juga merupakan program kerja rutin LDII kota Banda Aceh setiap bulan Ramadhan,” kata Miftahuddin.

Miftahuddin menjelaskan, lebih dari itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk membina akhlak anak selama bulan Ramadan dan membina anak supaya tidak membuang-buang waktu berpuasa dengan melakukan tindakan yang tidak bermanfaat.

“Agar anak dapat memanfaatkan waktunya ke arah yang positif dan mendapat pahala, dan menghindari perbuatan yang membuang-buang waktu,” jelasnya.

Sementara itu, ketua panitia pesantren kilat, Fahmi Hadi, mengatakan, kegiatan ini direncanakan berlangsung selama 10 hari terhitung mulai tanggal 29 Mei 2017 hingga tanggal 7 Juni 2017.

“Pesantren kilat ini akan dilaksanakan selama 10 hari,” katanya.

Tahun ini mengambil tema pesantren kilat “Menjadi Generasi Penerus Yang Handal Dengan Memiliki Tri Sukses: Berilmu, Berakhlakul Karimah dan Mandiri” dalam rangka menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap ilmu agama.


Pesantren kilat ini diikuti sekitar 90 anak-anak dan remaja baik pria maupun wanita. Dikatakan Fahmi, dalam acara pesantren kilat ini banyak kegiatan yang dilakukan seperti salat tarawih berjamaah, tadarus al-Qur’an, dan kegiatan-kegiatan lainnya.

“Kegiatannya mulai shalat tarawih berjamaah, membaca Alquran, mempelajari hukum-hukum Islam, tata cara Shalat, dan menghafal Alquran,” pungkasnya. (Mkn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *