Perkuat Ketahanan Keluarga Melalui HUT RI 74

Perkuat Ketahanan Keluarga Melalui HUT RI 74

- in Berita LDII
18
0

JalanSehatKotaBekasi

Bekasi (25/8). Sebanyak 8.000 massa berkaus merah yang terdiri dari anak-anak hingga orang tua memadati Stadion Muda Jaya Bekasi dalam rangka memperingati HUT RI ke-74. Mereka hendak melakukan kegiatan jalan sehat yang dikemas dalam “Family Day Jamsirat Kota Bekasi”.

Acara yang dikoordinir oleh DPD LDII Kota Bekasi itu cukup meriah. Kegiatan jalan sehat yang mereka lakukan dimulai dari Stadion Muda Jaya Bekasi melalui Jembatan Summarecon Kota Bekasi hingga kembali lagi ke stadion milik warga LDII Kota Bekasi itu.

Ketua DPD LDII Kota Bekasi H. Ir. Ari Widjanarko pun menyatakan, selain memperingati HUT RI ke-74, kegiatan ini juga bertujuan mempererat kerukunan dan kekompakan warga LDII Kota Bekasi hingga membentuk keluarga bahagia yang sehat dan sejahtera. Dengan jiwa yang sehat tentu bisa beribadah dengan sebaik-baiknya.

Kerukunan sangat penting. Masalahnya, belum lama ini masyarakat Indonesia dilanda isu SARA dimana ribuan warga Papua menggelar aksi massa. Mereka memprotes tindakan yang dilakukan oknum warga Malang dan Surabaya, Jawa Timur, terhadap mahasiswa Papua yang menurunkan bendera Merah Putih.

Lalu ada pula isu rasis dengan umpatan kasar terhadap mahasiswa Papua. Karean itulah acara ini menjadi wujud kerukunan bangsa Indonesia ini yang perlu dijaga.

“Kerukunan ini penting sekali, terutama dimulai dari keluarga. Mulai dari keluarga melebar ke tetangga, di pengajian-pengajian, hingga di masyarakat sekitar. Kita bisa saling mengerti dan toleransi,” ujar Ari.

JalanSehatBekasi

Setelah kegiatan jalan sehat, Ketua Panitia H. Ali Mursito mengatakan, peserta akan dihibur dengan berbagai perlombaan. “Diantaranya kegiatan jalan pagi dan jalan sehat, lomba lari estafet, silat seni persinas, sepak bola U-12, tarik tambang, pengumuman doorprize hadiah, dan lain sebagainya.”

Peserta sangat antusias mengikuti perlombaan sampai menanti pengumuman doorprize hadiah. Meskipun perlombaan ada yang menang dan kalah, saat itu tidak ada rasa dendam diantara mereka. Bahkan setelah perlombaan ada yang saling memeluk dan menghibur satu sama lain.

“Kita semua saudara mari kita tingkatkan kekompakan dan kerukunan,” katanya mengakhiri.(khoir/reza/lines)

Sumber

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *