Ldii Kota Banda Aceh Larang Warganya Rayakan Tahun Baru

Ldii Kota Banda Aceh Larang Warganya Rayakan Tahun Baru

- in Berita Daerah
500
0
Ketua DPD LDII Kota Banda Aceh, H. Miftahuddin.

LdiiAceh.org, Banda Aceh – Ldii Kota Banda Aceh menyampaikan himbauan yaitu melarang warganya merayakan malam pergantian tahun baru 2018, hal itu disampaikan usai shalat Jumat, di Mesjid Al Mukmin, Desa Lamgugob, Banda Aceh, Jumat, (29/12/2017).

Hal tersebut sebagai tindaklanjut surat himbauan yang dikeluarkan oleh pemerintah kota Banda Aceh kepada sejumlah instansi dan organisasi di wilayah Pemkot Banda Aceh agar dapat menertibkan warganya untuk tidak merayakan tahun baru 2018.

Ketua Ldii Kota Banda Aceh, H. Miftahuddin mengatakan, di malam pergantian tahun baru 2018 tidak dibenarkan mengadakan kegiatan yang bersifat hura-hura.

Dan kepada warga Ldii khususnya di Kota Banda Aceh, pihaknya telah menyampaikan himbauan larangan tersebut.

“Pemkot melarang warga Banda Aceh rayakan tahun baru, telah kami sampaikan juga kepada warga Ldii larangan itu,” katanya.

“Sesuai keputusan rapat Forkopimda terkait seruan yang dilarang diantaranya, tiup terompet, menyalakan kembang api, menyulut mercon atau petasan, balap-balapan, kegiatan atau acara hura-hura lainnya yang tidak bermanfaat serta bertentangan dengan syariat Islam,” jelasnya.

Ilustrasi tahun baru

Selain itu, lanjut Miftah, warga Ldii dilarang jual beli kembang api, petasan, terompet dan sejenisnya.

“Kami juga melarang jual beli petasan, kembang api dan sejenisnya,” tambahnya.

Miftahuddin menambahkan, melalui himbauan itu, ia mengajak kepada warga Ldii untuk memelihara ketertiban dan keamanan, juga peduli untuk menegakkan syariat Islam termasuk mematuhi himbauan pemerintah kota terkait larangan perayaan malam tahun baru 2018.

“Mari tegakkan qanun syariat Islam, jaga ketertiban dan keamanan di masyarakat dengan tidak merayakan malam tahun baru,” tutupnya. (Mkn)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *