Kesabaran Seorang Guru

Kesabaran Seorang Guru

- in Pendidikan Islam
391
0
ilustrasi sabar/Mkn.

Bekerja sebagai seorang guru atau pengajar bukanlah pekerjaan yang mudah seperti membalikkan telapak tangan. Guru dituntut untuk senantiasa bersabar dalam menghadapi murid yang memiliki karakter dan latar belakang yang beragam.

Hal yang yang sering dijumpai oleh para guru baik di sekolah formal maupun non formal adalah kenakalan murid. Sungguh sangat harus mengelus dada apabila seorang guru dihadapkan anak murid yang nakal. Dan yang pasti kehadiran anak yang nakal di ruang kelas menjadi salah satu masalah dalam menjalankan proses pembelajaran. Proses belajar mengajar seakan menjadi terganggu akibat ulah usil murid nakal yang menunjukkan perilaku yang tidak terpuji. Seperti menjahili teman-temannya hingga berkelahi di sekolah.

Selain masalah tersebut, timbul masalah lain yaitu target pembelajaran jadi terhambat bahkan tidak mencapai target. Dengan kata lain materi pelajaran sudah tidak terukur lagi target pencapaiannya disebabkan guru disibukkan dengan mengurus anak siswa yang nakal.

Betapa tidak, ketika seorang guru akan mempersiapkan mata pelajaran atau materi pelajaran, di lain waktu harus mengurusi masalah yang disebabkan siswa nakal, maka konsentrasi guru akan terbagi dua waktunya, guru akan menyediakan waktu untuk mengarahkan siswa, menasehati agar siswa nakal tersebut bisa menjadi pribadi yang lebih baik. Sungguh diperlukan kesabaran yang tinggi bagi para guru yang dihadapkan dengan kondisi seperti itu.

Namun demikian bukan berarti anak nakal tersebut dibiarkan begitu saja tanpa adanya penanganan yang serius, maka perlu adanya strategi bagi seorang guru untuk dapat memahami bahkan mencari tahu mengapa siswa menjadi nakal. Apakah tindakan siswa nakal tersebut ditunjukkan kepada semua guru di sekolah? Kalau iya, maka perlu ada upaya tindak lanjut antara pihak sekolah dan orang tua di rumah.

Namun jika kenakalan siswa hanya kepada guru tertentu saja, maka guru perlu mencari pemecahan sendiri, mencari solusi dan melakukan pendekatan terhadap siswa nakal tersebut.

Salah satu cara yaitu dengan mengajak berkomunikasi secara tatap muka, kenali dia lebih dekat lagi. Jika perlu gali permasalahan apa yang sedang dialami anak tersebut. Dengan demikian, anak nakal akan merasa diperhatikan, ditemani dan tidak dikucilkan karena sifat-sifat yang dimilikinya.

Pada umumnya anak nakal itu ingin mendapat perhatian khusus dari seseorang tidak terkecuali dari guru ketika anak itu berada di sekolah. Oleh karenanya, tunjukkan perhatian khusus kepada dia dengan motivasi verbal maupun non-verbal. Jika menyepelekan atau menganggap sepi kehadiran mereka dalam kelas, justru akan memperbesar potensi nakal pada diri siswa tersebut. (Mkn)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *